DELISERDANG – Sebanyak 281 pelajar Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Deliserdang ambil bagian dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2026. Ajang ini menjadi wadah pencarian sekaligus pembinaan talenta olahraga sejak usia dini untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan.
Harapan tersebut disampaikan Bupati
Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, saat membuka secara resmi O2SN SD tingkat Kabupaten
Deliserdang Tahun 2026 di Taman Cadika Lubuk Pakam, Sumatera Utara, Rabu (3/6/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, parade kontingen peserta, dan pelepasan balon.
Berlangsung pada 3-5 Juni, Bupati menegaskan pentingnya memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan talenta di bidang olahraga. Menurutnya, tidak semua anak memiliki kemampuan akademik yang sama, namun setiap anak memiliki potensi dan keunggulan masing-masing yang harus didukung dan dibina.
Baca Juga: Pilkades Tahap II 2026 di Tanjungmorawa Lancar "Jangan memaksakan anak yang memiliki bakat di bidang olahraga untuk bersaing di bidang yang bukan potensinya. Setiap anak memiliki talenta dan masa depan yang berbeda. Tugas kita adalah mengawal dan mengembangkan potensi tersebut," ujarnya.
Dari total 281 peserta, terdiri atas 77 peserta Kids Atletik, 43 peserta Karate, 46 peserta Pencak Silat, 59 peserta Bulu Tangkis, dan 56 peserta Renang. Bupati mengajak semua tenaga pendidik memberikan perhatian khusus, sekaligus berkomitmen akan memberikan dukungan pendidikan bagi peserta didik yang menunjukkan prestasi dan bakat luar biasa.
"Kita ingin mengetahui siapa saja anak-anak yang memiliki bakat dibidang olahraga. Mereka harus dibina dan diberikan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui jalur prestasi," tegasnya.
Selain itu, Bupati mengingatkan para kepala sekolah, guru, dan pendamping agar benar-benar mendampingi serta membina peserta didik selama pelaksanaan pertandingan.
Baca Juga: LPA Minta Gubsu Segera Tambah RKB di SMAN 1 Pantailabu Menurutnya, keberhasilan siswa merupakan cerminan keberhasilan sekolah dalam menjalankan tugas pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap hasil pertandingan agar menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan prestasi pada masa mendatang.
"Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan. Yang terpenting adalah semangat berjuang, disiplin, dan kerja keras. Tidak ada prestasi tanpa disiplin, tidak ada prestasi tanpa kerja keras, dan tidak ada prestasi tanpa semangat juang," ungkapnya kepada para peserta.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta agar sepatu roda, futsal, dan basket bisa masuk dalam eksibisi O2SN tahun depan.
"Tahun ini kita ada buat lapangan untuk ketiga cabor tersebut, silahkan manfaatkan untuk pengembangan kemampuan siswa," ucapnya.
Baca Juga: Sekda Tinjau TPS di Pasar VI Kualanamu, Pilkades Berlangsung Tertib Dan Lancar Sementara itu, Ketua Panitia, Rikho Rivandi, melaporkan pertandingan O2SN SD dilaksanakan disejumlah lokasi, yakni Kids Atletik di Stadion Baharuddin Siregar, Renang di Kolam Renang Pemkab
Deliserdang, Bulu Tangkis di PB Putra Solo Lubukpakam, serta Pencak Silat dan Karate di GOR Lubukpakam.
Rikho menjelaskan, O2SN bertujuan mengembangkan talenta peserta didik di bidang olahraga, membina atlet berprestasi sejak usia sekolah, menumbuhkan jiwa sportivitas, kompetitif, percaya diri, dan tanggung jawab, membudayakan hidup sehat serta gemar berolahraga, menumbuhkan nasionalisme dan cinta tanah air, serta mempererat persahabatan antar peserta didik di seluruh Indonesia.
Pembukaan O2SN turut dihadiri Ketua TP PKK
Deliserdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, jajaran perangkat daerah, kepala sekolah, guru pendamping, 88 pelatih, serta ratusan peserta didik dari seluruh kecamatan di Kabupaten
Deliserdang. (Tom)
Baca Juga: U 19, Timnas Indonesia VS Timnas Myanmar 3-0