DELI SERDANG (Selasa/25/11) Sembilan bulan memimpin, Bupati Deli Serdang H. Asri Luddin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS mulai menunjukkan arah baru pembangunan kabupaten. Meski terbilang singkat, periode ini menjadi fase penting yang melahirkan fondasi baru pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Dalam berbagai tradisi, sembilan bulan adalah simbol kelahiran sesuatu yang baru. Makna ini sejalan dengan perubahan yang mulai terlihat di
Deli Serdang: penataan birokrasi, perbaikan layanan publik, peningkatan akses kesehatan masyarakat dan sekolah hingga pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan warga.
Berikut Visi Misi saat kampanye pasangan dr. H. Asri Luddin Tambunan dan Lom Lom Suwondo ,SS pada pilkada 2024 sebagai pembanding sejauh mana dampak capaian kerja selama sembilan bulan kepemimpinannya.
Baca Juga: MPC PEMUDA PANCASILA DELI SERDANG SIAP JADI GARDA TERDEPAN PERLINDUNGAN ANAK. Visi:
Mewujudkan Deli Serdang yang Sehat, Cerdas, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan.
Empat Misi Utama:
1. Sehat Pelayanan Publiknya
Baca Juga: Deli Serdang Dilanda Hujan dan Angin Kencang, Kalaksa BPBD Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah 2. Sehat Masyarakatnya
3. Sehat Ekonominya
4. Sehat Lingkungannya
Keempat misi ini menjadi peta jalan pembangunan yang kini mulai diwujudkan secara bertahap.
Baca Juga: Dua Warga Pancur Batu Diculik dan Dianiaya Hingga Tewas, Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas Program Unggulan yang Mulai Terasa Dampaknya
1. Program BERJEMUR (Bupati Kerja Bertemu Rakyat)
Program jemput bola ke desa-desa ini memastikan aspirasi warga terserap langsung dan pembangunan berjalan merata.
2. PAS JEMPOL: Transformasi Layanan Puskesmas
Baca Juga: Sehat Herianto Sembiring, SH Beri Motivasi Mahasiswa Universitas HKBP Nomensen: Program unggulan di 34 Puskesmas pada 22 kecamatan dengan cakupan 627.071 warga.
Sejumlah Puskesmas di Tanjung Morawa, Percut Sei Tuan, dan Sunggal mencatat efisiensi layanan meningkat hingga 40% setelah sistem ini diterapkan.
3. JUMPA DIA – Jalan Utama Pasti Mantap
Percepatan pembangunan jalan-jalan utama, jembatan, drainase, hingga pembangunan alun-alun kecamatan sebagai identitas ruang publik baru.
Baca Juga: PLT Kadis Pendidikan Deli Serdang Samsuar Sinaga Resmikan Peletakan Batu Pertama PAUD Gratis Nakula Sadewa di Tanjung Morawa 4. PATEN Kali – Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan
Masyarakat kini lebih mudah mengurus KTP, KK, akta, hingga perizinan.
Bahkan, hampir setiap desa di kecamatan sudah mulai memberikan layanan administrasi dasar kependudukan.
5. Program Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Baca Juga: H. Ibnu Hajar : Donor Darah Memberikan Manfaat Kesehatan bagi Pendonor Program ini merupakan dukungan pemerintah Daerah untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ya itu rumah untuk rakyat. 5.245 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah sudah di alokasikan dalm bentuk BPHTB. Bedah rumah melalu CSR serta kolaborasi dengan berbagai pihak
6. Evoria – Event Olahraga, Seni, Budaya, dan Keagamaan
program ini bertujuan untuk mengembangkan dan mempromosikan potensi di bidang olahraga, seni, budaya, dan keagamaan. Program ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi dan berkreasi, sekaligus menjadi sarana untuk melestarikan kekayaan budaya dan mempromosikan pariwisata daerah. Car Free Night Lubuk pakam merupakan satu dari beberapa program Evoria yang sudah berjalan.
7. Rehabilitasi Toilet Sekolah
Baca Juga: Warga Limau Manis dan Medan Sinembah Gelar Gotong Royong Timbun Jalan Berlubang Fasilitas sanitasi ditingkatkan demi membangun budaya bersih, adab, dan kenyamanan bagi siswa.Sekolah didorong menjadi "rumah kedua" yang ramah bagi anak. Dalam masa kepemimpinan dr. Ari Luddin Tambunan sudah terbangun 540 toilet dengan serapan 1.080 tenaga kerja.
8. Program penataan pertanian , nelayan dan sektoral peternakan untuk mendukung ketahanan pangan dengan pola tanam padi yang modern, serta menggalakkan penanaman bawang dan cabai sebagai bagaian dari menekan angka inflasi daerah. Membangun dan rehabilitasi Tempat Penampungan Ikan untuk mendongkrak ekonomi pesisir Menata ulang perizinan ternak ayam dan membangun rumah potong hewan.
Tantangan Berat dalam 9 Bulan Kerja
Bupati dan Wakil Bupati mengakui bahwa periode awal kepemimpinan bukan hal mudah. Beberapa tantangan yang harus segera ditangani antara lain:
Baca Juga: Bupati Deli Serdang Resmi Buka Car free Night di Jalan Diponegoro: “Kalau di Jogja Ada Malioboro, di Deli Serdang Ada Diponegoro” Persoalan lama yang menumpuk bertahun-tahun
Lonjakan kebutuhan masyarakat di sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan sosial.
Kewajiban mempercepat reformasi birokrasi agar pelayanan lebih gesit.
Tuntutan publik terhadap transparansi dan pemerataan pembangunan.
Baca Juga: Pemkab Deli Serdang melalui BPBD Gelar Gotong Royong Normalisasi Sungai Batang Kuis – Percut Sei Tuan Namun, tekanan tersebut justru melahirkan inovasi layanan publik, salah satunya CTM (Cepat, Transparan, Mudah) yang dianggap berhasil mengatasi penyakit "ALERGI " yaitu Agak Lelet dan kurang Berenergi di internal Birokrasi.
SEBERAPA BESAR MISI YANG TELAH TERWUJUD?
Estimasi berbasis data program konkret yang disebutkan dalam naskah Visi Misi
MisiIndikatorCapaianEstimasi Persentase
Baca Juga: KDMP Putus Alur Distribusi Pupuk Nakal 1. Sehat Pelayanan PubliknyaProgram Berjemur, CTM, PATEN Kali di 22 kecamatan, dan layanan desaSebagian besar program telah berjalan70%
2. Sehat MasyarakatnyaPAS JEMPOL, Puskesmas, Rumah Sakit, Toilet sekolahDampak besar, menjangkau >600 ribu warga65%
3. Sehat EkonominyaPerbaikan jalan, MBR 5245 unit, Evoria geliat ekonomiProgram berjalan namun butuh ekspansi55%
4. Sehat LingkungannyaJalan, drainase, alun-alun, kebersihan sekolahSudah dimulai namun belum merata50%
Baca Juga: Setetes Darah, Secercah Harapan: Polsek Pantai Labu, LPA, dan PMI Bersatu dalam Aksi Donor Darah Sambut Hari Anak Sedunia Total capaian rata-rata: ± 60%
Untuk ukuran pemerintahan baru yang membangun ulang sistem dan memulai banyak program sekaligus, capaian ini dinilai cukup tinggi dan diatas rata rata.
Menghadapi 2026: Tahun PercepatanSetelah pondasi terbentuk, tahun 2026 menjadi momentum percepatan dengan Agenda yang harus disiapkan meliputi:
Baca Juga: Pemkab Deliserdang Berkomitmen Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Digitalisasi total layanan kecamatan dan desa
Revitalisasi infrastruktur jalan dan lingkungan
Peningkatan layanan kesehatan berbasis teknologi
Penguatan UMKM dan ekonomi rakyat
Baca Juga: Bangkitkan LPPL Dari Mati Suri, Anwar Sadat : Radio DSB Delis Serdang Sehat siap Mengudara kembali di Frekuensi 89.00 Mhz Pembangunan ruang publik representatif di semua kecamatan
Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk mendorong kemandirian, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Deli Serdang.
Kolaborasi, Kunci Utama KeberhasilanBupati Asri Luddin dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa keberhasilan program tidak mungkin tercapai tanpa dukungan seluruh pihak.
Baca Juga: BPBD Deli Serdang Beri Edukasi Kebencanaan kepada Peserta Jambore Pramuka 2025 "Semua ini tidak akan berjalan efektif tanpa kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat."
Sembilan bulan perjalanan ini memang melelahkan, namun penuh makna. Sebab di balik kerja keras tersebut, sedang dibangun pondasi baru Deli Serdang—pondasi yang kini mulai berdiri semakin tegak. (Rhy)