DELI SERDANG – Dalam rangka mendukung kegiatan Gotong Royong Massal Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 sekaligus sebagai langkah mitigasi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang menyerahkan bantuan peralatan kebersihan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026) pukul 15.00 WIB di Halaman Pusdalops
BPBD Deli Serdang.
Penyerahan peralatan ini merupakan bentuk koordinasi lintas instansi dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah, khususnya dalam menghadapi potensi bencana yang berkaitan dengan lingkungan, seperti banjir akibat saluran tersumbat maupun dampak penumpukan sampah.
Baca Juga: Kemenag DS dan KUA Pantai Labu Berikan Sumbangan Material Semen untuk Pembangunan Sekolah Buddhis Adapun peralatan kebersihan yang diserahkan meliputi:
Sekop : 70 pcs
Angkong (gerobak dorong) : 20 pcs
Cangkul : 50 pcs
Baca Juga: Tak Terima nama baiknya dicemarkan. dr Lenny Estiani laporkan Akun TikTok ke Polresta Deli Serdang Pengki : 30 pcs
Serok sampah : 20 pcs
Sapu lidi : 30 pcs
Linggis : 30 pcs
Baca Juga: Bupati Deli Serdang Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI, Bahas Penanganan dan Mitigasi Bencana. Kepala Pelaksana (Kalaksa)
BPBD Deli Serdang, H. Mukti Ali Harahap, S.Ag., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyerahan alat, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana.
"Gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat kita. Ketika lingkungan bersih, saluran air lancar, dan sampah terkelola dengan baik, maka risiko bencana seperti banjir bisa ditekan. Ini bagian dari mitigasi yang paling dasar namun sangat efektif," ujarnya.
Baca Juga: Program “Jamu Desa 24” Bupati Asri Ludin Terbukti Efektif Atasi Jalan Rusak Dengan Cepat Ia juga menambahkan bahwa sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang tangguh terhadap bencana.
Gotong Royong sebagai Mitigasi Bencana
Gotong royong bukan hanya budaya sosial, tetapi juga strategi nyata dalam mitigasi bencana. Lingkungan yang rutin dibersihkan melalui kerja bersama dapat mencegah penyumbatan drainase, mengurangi potensi genangan air, serta menekan risiko munculnya penyakit pascabencana.
Kegiatan gotong royong juga membangun kepedulian warga terhadap kondisi
Baca Juga: Puluhan Karyawan PT Panji Wira Mogok Kerja, Tuntut Gaji 16 Minggu segera Dibayarkan sekitarnya, sehingga potensi bahaya bisa dideteksi lebih dini.
Dengan demikian, gotong royong menjadi fondasi penting dalam menciptakan ketahanan lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.
Peralatan tersebut nantinya akan digunakan dalam kegiatan gotong royong massal yang melibatkan berbagai elemen masyarakat serta instansi pemerintah, guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari potensi bencana.
Program ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam meningkatkan budaya gotong royong sekaligus memperkuat sinergi antar perangkat daerah demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Rotasi Jabatan di Polresta Deli Serdang, Kapolresta Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik