DELISERDANG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang mendukung penuh peran Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), dalam membangun karakter dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan ini disampaikan Bupati
Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat menerima audiensi pengurus Muslimat NU
Deliserdang bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS di Ruang Rapat, Lantai II, Kantor Bupati
Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (4/2/2026).
Dukungan tersebut juga berkaitan dengan rencana pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat NU Deliserdang, pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Balairung Pemkab Deliserdang, yang akan dihadiri sekitar 200 peserta.
Baca Juga: Pengukuhan Pengurus FPLA Deliserdang 2025–2030, Bupati: Bersatu dan Menyatukan Kekuatan di Tengah Perbedaan "Pada prinsipnya, kami mendukung semua kerja organisasi yang ada di Kabupaten
Deliserdang. Dukungan ini diharapkan mampu menggerakkan potensi masyarakat yang ada," ujar Bupati.
Ditekankan, di tengah pergeseran nilai moral yang terjadi saat ini, organisasi yang mampu membina anggotanya dan membentuk karakter ke arah yang lebih baik patut mendapat dukungan pemerintah.
"Salah satunya kami lihat, Muslimat NU mampu melakukan itu. Harapannya kolaborasi Muslimat dengan pemerintah tidak hanya sebatas pengajian, tetapi bisa berakhir pada upaya mensejahterakan anggotanya," tegas Bupati.
Bupati juga mendorong agar anggota PC Muslimat NU bisa terlibat aktif dalam penguatan ekonomi kerakyatan, salah satunya melalui keanggotaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Baca Juga: Peresmian Alun-Alun Tanjungmorawa, Bupati: Membangun Pola Peradaban Baru Masyarakat "Organisasi kalau tidak punya motor penggerak, pasti akan sulit berjalan. Kami dari Pemkab siap memfasilitasi. Bahkan memungkinkan organisasi lain juga terlibat," jelas Bupati.
Menurut Bupati, organisasi harus mampu mengubah cara pandang masyarakat yang selama ini skeptis terhadap pemerintah.
"Saat ini masyarakat berpikir, siapapun pemimpinnya, hidup saya begini-begini saja. Organisasi harus mampu mengubah nasib anggotanya, bukan hanya soal ideologi, tapi sudah masuk tahap survival," ungkap Bupati.
Kembali ditegaskan, organisasi tidak boleh memiliki pola pikir, tanpa bantuan pemerintah kegiatan tidak bisa berjalan.
Baca Juga: BPS Sumut: Deliserdang Raih Prestasi Inflasi Terendah Kelas Menengah, Stabil 3,80 Persen Per Januari 2026 "Jangan jadi organisasi dengan mindset, kalau tidak ada bantuan pemerintah maka organisasi tidak jalan. Isu yang dibangun harus isu kemandirian," imbau Bupati.
Bupati berharap Konfercab Muslimat NU ke depan bisa melahirkan gagasan-gagasan progresif yang relevan dengan perkembangan zaman serta memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan bidang koperasi dan Dinas P3PA2KB.
"Kami berharap tidak hanya bertemu saat ada kegiatan, tapi hadir di setiap momentum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," pungkas Bupati.
Sementara itu, Ketua Muslimat NU Kabupaten Deliserdang, Dra Wastianna Harahap menyampaikan kesiapan organisasinya untuk memanfaatkan peluang kolaborasi yang ditawarkan pemerintah daerah.
Baca Juga: Kecamatan Tanjungmorawa Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD 2027 "PAC Muslimat NU sudah terbentuk di 22 kecamatan dengan 133 ranting di desa dan kelurahan. Siapapun yang terpilih nanti, kami insyaAllah siap memaksimalkan potensi yang kami miliki," ujarnya.
Dijelaskan, perjalanan panjang kepemimpinannya sejak pertama kali dipercaya pada tahun 2005.
"Dulu, harapan saya sederhana, ibu-ibu mau ikut Muslimat saja sudah syukur. Tapi seiring waktu, kami sadar harus punya rencana yang lebih matang dan berdampak," tutupnya. (Tom)
Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang Hadiri Rakornas 2026