DELISERDANG — Menindaklanjuti aspirasi pemuda dalam dialog refleksi satu setengah tahun pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Deliserdang menggelar Musyawarah Pemuda untuk Pembangunan di Aula Cendana Kantor Bupati Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (28/8/2026).
Dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, musyawarah yang diikuti perwakilan 40 organisasi masyarakat (ormas) ini secara khusus membahas gagasan generasi muda untuk pembangunan daerah, dengan hasil pembahasan diarahkan menjadi bahan perencanaan Kabupaten
Deliserdang periode 2027-2029.
Dalam arahannya, Lom Lom menilai keterlibatan pemuda penting untuk memperkaya perspektif pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan.
Baca Juga: Gakkum Kehutanan Tetapkan Sopir Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Siapkan Praperadilan "Inisiasi kegiatan ini sangat luar biasa. Ini dilakukan dalam rangka mencairkan kristalisasi pemikiran dan gagasan yang selama ini mungkin masih mengendap tanpa adanya ruang untuk didistribusikan. Hari ini kita memberikan ruang tersebut melalui musyawarah pemuda untuk pembangunan," katanya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat berjalan secara utuh tanpa kontribusi pemikiran generasi muda.
"Pembangunan tak akan utuh tanpa partisipasi pemikiran dari kelompok-kelompok muda, mahasiswa dan para pejuang pemuda yang ada di
Deliserdang," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan sejumlah indikator pembangunan selama kurang lebih satu setengah tahun kepemimpinannya bersama Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan.
Baca Juga: Lom Lom Apresiasi Lonsum Bangun Masjid Ar-Rahman Berdasarkan data statistik Agustus 2025, tingkat pengangguran terbuka di
Deliserdang turun menjadi 7,69 persen dari 8,02 persen pada Agustus 2024. Persentase penduduk yang bekerja mencapai 92,31 persen, sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 70,13 persen atau meningkat 2,56 persen.
Pada indikator kemiskinan, persentase penduduk miskin turun dari 3,44 persen pada 2024 menjadi sekitar 3,11 persen pada 2025.
"Capaian-capaian ini tentunya merupakan hasil kerja bersama seluruh organisasi perangkat daerah. Namun, hari ini kita perlu mendengar lebih banyak dari kawan-kawan semua. Apakah arah pembangunan Kabupaten
Deliserdang sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, pemuda, mahasiswa dan para akademisi," ujarnya.
Lom Lom meminta peserta memberikan masukan secara kritis serta ikut mengawal usulan yang dihasilkan hingga proses perencanaan dan pembahasan bersama DPRD Kabupaten Deliserdang.
Baca Juga: 7.000 Pelajar Deliserdang Dapat Beasiswa Total Rp 4,25 Miliar Melalui SIMPel "Kita berharap seluruh aspirasi yang muncul hari ini dapat menjadi bagian dari rencana kerja pemerintah daerah dan kita kawal bersama," katanya.
Ia juga mengusulkan agar forum serupa dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari evaluasi pembangunan.
Dialog publik menghadirkan Sekretaris Program Studi Ilmu Politik FISIP USU, Dr. Fernanda Putra; perwakilan Perhimpunan Suluh Muda Indonesia, Kristian Redison Simarmata; serta Ketua PWI Kabupaten
Deliserdang, Lisbon Situmorang.
Para narasumber memberikan pandangan dari perspektif akademisi, lembaga kepemudaan dan riset, serta pers mengenai pembangunan daerah dan sektor kepemudaan.
Baca Juga: Pemkab Deliserdang Terima Aspirasi Massa Unjukrasa, Pengaduan Ditindaklanjuti Selain tindak lanjut aspirasi, Plh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten
Deliserdang, Anwar Sadat, mengatakan pelaksanaan kegiatan juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, serta Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten
Deliserdang Tahun 2025-2029.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Kesbangpol, Bappeda, serta perangkat daerah terkait lainnya.
Seluruh masukan peserta selanjutnya dihimpun tim dari Bappeda, Kesbangpol, dan perangkat daerah terkait untuk menjadi bahan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan.
"Apa saja ide dan usulan yang dapat dimasukkan dalam dokumen perencanaan pembangunan akan kita tampung," pungkasnya. (Rahmat)
Baca Juga: Lom Lom Suwondo Ajak UMKM Perkuat Sertifikasi Halal Untuk Perluas Pasar