DELISERDANG -- Komitmen menjaga keselamatan penerbangan pasca-mudik Lebaran 2026 terus diperketat. Polresta Deliserdang, bekerja sama dengan Otoritas Bandara (Otban) Wilayah II Kualanamu, melakukan inspeksi mendadak berupa tes urine bagi awak kabin maskapai Garuda Indonesia di Bandara Internasional Kualanamu, Senin (30/3/2026).
Langkah preventif ini diambil sebagai bentuk deteksi dini penyalahgunaan narkotika sekaligus memastikan standar keselamatan tinggi bagi penumpang yang masih dalam suasana arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi yang turun langsung memantau jalannya pemeriksaan bersama Kasat Narkoba Kompol Dr Fery Kusnadi SH MH menjelaskan bahwa prosedur ini dilakukan secara transparan dan ketat.
Baca Juga: Bupati Dan Wabup Lakukan Peletakan Batu Pertama Mushola Dan Kantin Sehat di Tanjungmorawa Sebanyak 7 awak kabin yang bertugas hari itu, meliputi pilot, pramugara, pramugari, hingga staf pendukung, menjalani skrining menggunakan alat rapid test urine dengan tujuh parameter zat adiktif.
"Berdasarkan hasil skrining yang dilakukan, seluruh awak kabin Garuda Indonesia yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika," tegas Kombes Pol Hendria Lesmana.
Prioritas Keselamatan Pasca-Lebaran, pemeriksaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya Polri dalam memberikan rasa aman (feeling of safety) bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi udara.
Mengingat beban kerja awak maskapai yang cukup tinggi selama masa libur Lebaran, kondisi fisik dan mental yang bersih dari narkoba adalah harga mati.
Baca Juga: Bupati Deliserdang: ASN Harus Punya Integritas Dan Dilarang Terlibat Dalam Proyek Fisik "Kami ingin memastikan bahwa para pilot dan kru benar-benar dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh narkoba. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami agar masyarakat bisa menikmati layanan penerbangan dengan nyaman dan tenang," tambah Kapolresta.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini mendapat apresiasi dari pihak Otoritas Bandara sebagai bentuk sinergi kuat antara kepolisian dan pemangku kepentingan penerbangan dalam menciptakan ekosistem transportasi yang bersih dan aman di Sumatera Utara. (Yan/Rahmat)