DELISERDANG – Pemerintah Kabupaten Deliserdang menargetkan pembangunan 501 ruang kelas baru pada 2027 untuk mengatasi keterbatasan ruang belajar sekaligus menghapus sistem masuk siang di sekolah.
Target tersebut disampaikan Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan saat menerima audiensi Dewan Pendidikan Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (16/9/2026).
Dalam audiensi tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Deliserdang, Harun Lubis menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi kondisi satuan pendidikan di setiap kecamatan. Selain keterbatasan ruang kelas, tata kelola komite sekolah, fasilitas pendukung pendidikan, serta apresiasi terhadap kepala sekolah yang inovatif turut disampaikan.
Baca Juga: Rakor Pantailabu, Bupati Dorong Percepatan Penanganan Kemiskinan Dan Pelayanan Dewan Pendidikan juga mendorong penguatan kapasitas dan kompetensi guru, optimalisasi CSR untuk pendidikan, serta penyediaan guru Bimbingan dan Konseling (BK) di tingkat SD.
Bupati meminta seluruh temuan tersebut ditindaklanjuti, termasuk pembenahan kepengurusan komite sekolah.
"Saya mengucapkan terima kasih atas temuan dan masukan yang diberikan. Tentunya ini akan ditindaklanjuti," tegasnya.
Ia juga akan mengkaji kebutuhan guru BK serta penguatan kapasitas guru. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga kualitas dan kompetensi tenaga pendidik serta kepala sekolah.
Baca Juga: Asri Ludin Aktifkan Kembali Kades Rugemuk, Berhentikan Kades Timbang Deli "Saya setuju para guru harus meningkatkan kompetensinya. Tidak bisa bertahan pada ilmu yang sudah ada, apalagi di era teknologi saat ini," ucapnya.
Rapat turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang Fitriyan Syukri Parinduri, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Yusuf, serta jajaran Dewan Pendidikan Deliserdang. (Tom)
Baca Juga: Ekspor Lidi Sumut Capai Rp197 Miliar, Deliserdang Perkuat UMKM Dan Hilirisasi