DELISERDANG -- Pemerintah Kabupaten Deliserdang terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelestarian budaya.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat menerima audiensi Kepala Sentra Insyaf dan Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo di Kantor Bupati Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (28/7/2026).
Pada audiensi bersama Kepala Sentra Insyaf, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendukung penuh operasional Sekolah Rakyat di Kecamatan Hamparan Perak yang akan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 30 Juli 2026.
Baca Juga: Lagi Goreng Tahu, IRT Lihat Mayat Pria di Bantaran Sei Belumai Bupati menyampaikan rasa syukur karena Deliserdang menjadi salah satu daerah penyelenggara Sekolah Rakyat, program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang diperuntukkan bagi masyarakat desil 1 hingga 5.
Namun, menurutnya, proses perekrutan peserta didik bukanlah hal yang mudah. Tantangan yang dihadapi tidak hanya persoalan ekonomi, tetapi juga keterbatasan wawasan sebagian masyarakat.
"Buat saya, perekrutan kemarin bukan hal yang mudah. Tantangannya bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga keterbatasan wawasan. Saat kami mengajak mereka menyekolahkan anak ke Sekolah Rakyat, banyak orang tua yang menangis karena berat berpisah dengan anaknya," kata Bupati.
Ia memastikan akan hadir bersama Wakil Bupati pada pembukaan Sekolah Rakyat untuk memberikan motivasi kepada para siswa dan orang tua. Selain itu, ia juga menekankan kepada dinas terkait agar seluruh keluarga peserta didik memperoleh bantuan sosial dari pemerintah pusat sesuai ketentuan.
Baca Juga: Festival Bola Kasti Antar Ibu-ibu Meriah, Ketua TP PKK Tekankan Sportivitas "Kita tidak hanya membantu pendidikan tapi juga keluarga mereka melalui bantuan-bantuan dari pemerintah baik pusat maupun daerah," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengapresiasi Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo atas pelaksanaan Pekan Budaya Permainan Tradisional Kabupaten Deliserdang yang akan digelar pada 8–9 Agustus 2026 di Alun-alun Kecamatan Percut Seituan.
"Saya dukung dan silakan gunakan ruang terbuka yang telah dibangun untuk kegiatan yang bermanfaat. Koordinasikan juga dengan kecamatan agar pelaksanaannya berjalan baik. Mudah-mudahan acaranya lancar," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sentra Insyaf, Langgeng Setiawan, menjelaskan pembukaan Sekolah Rakyat sekaligus MPLS akan diikuti 270 peserta didik baru, terdiri atas 60 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 120 siswa SMA, yang akan bergabung dengan 149 siswa eksisting.
Baca Juga: Tinjau Ekstrakurikuler di SMPN 1 Batangkuis, Bupati Siapkan Pemenuhan Fasilitas Menurutnya, kegiatan MPLS tetap dilaksanakan meskipun beberapa bangunan masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung pada 8 Agustus 2026. Seluruh peserta didik baru juga dijadwalkan mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 31 Juli.
Langgeng menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deliserdang atas dukungan yang diberikan, mulai dari penyediaan lahan hingga koordinasi pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga pendukung.
"Bahkan, kami juga sangat senang bahwa Sekolah Rakyat yang ada di Deliserdang satu-satunya yang dilengkapi lapangan sepak bola dan jogging track," ujarnya.
Sementara itu, Siddik yang mewakili Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo, mengatakan bahwa Pekan budaya Permainan Tradisional ini bertujuan mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan seni dan budaya.
Baca Juga: Rumah Baru Untuk Darson, Pemkab Deliserdang Wujudkan Hunian Layak Bagi Warga Yayasan yang berdiri sejak 2019 itu membina anak-anak usia 8 hingga 17 tahun serta tahun ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan. Selain permainan tradisional, kegiatan juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan tari dan musik tradisional. (Tom)
Baca Juga: Bupati Tinjau Program 3B, Perkuat Kolaborasi SPPG Dan KDMP Sukseskan MBG