DELISERDANG – Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan mengapresiasi keberhasilan Polresta Deliserdang mengungkap 89 kilogram sabu sepanjang Tahun 2026, sekaligus menegaskan sanksi berat hingga pemecatan bagi ASN yang terlibat narkoba.
Apresiasi dan penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil pengungkapan kasus Polresta
Deliserdang di Aula Mapolresta
Deliserdang, Selasa (12/5/2026). Dalam kegiatan itu, dimusnahkan barang bukti berupa sabu seberat 54,3 kilogram, ekstasi sebanyak 8.581 butir, liquid catridge VAPE (etomidate) sebanyak 3.175 buah, dan happy water sebanyak 330 saset.
"Saya sampaikan terima kasih atas kerja keras Pak Kapolres dan jajaran. Pengungkapan ini menunjukkan komitmen Polresta dalam menindaklanjuti kasus penyalahgunaan narkoba," katanya.
Baca Juga: Tekan Pengangguran, Deliserdang Buka Ratusan Peluang Kerja Lewat Job Fair Ia mengatakan, narkoba menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus dilawan bersama melalui tindakan nyata serta penegakan hukum yang tegas. Begitupun dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat narkoba di lingkungan Pemerintahan Kabupaten
Deliserdang.
"Kami tegaskan, apabila ada ASN yang terlibat narkoba, termasuk vape narkoba, akan diberikan sanksi berat hingga PTDH. Tidak ada toleransi," tegas Bupati.
Pemerintah Kabupaten
Deliserdang akan terus memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.
Kegiatan pemusnahan barang bukti ini menjadi bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkoba.
Baca Juga: Ketua TP PKK Deliserdang Tutup Turnamen Catur Tingkat Pelajar "Kami dari Pemkab
Deliserdang terus memberikan dukungan penuh bersama seluruh jajaran kepada Polres maupun BNNK. Kami titipkan masyarakat kami untuk mendapat pengawalan, khususnya dari bahaya narkoba. Kita berharap ke depan
Deliserdang tidak lagi masuk dalam peringkat kabupaten darurat narkoba," tambahnya lagi.
Sementara itu, Kapolresta Deliserdang, Hendria Lesmana menjelaskan, sejak Januari hingga April 2026 pihaknya berhasil mengungkap 150 kasus narkoba dengan total 187 tersangka.
Dari pengungkapan tersebut, Polresta
Deliserdang mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 89,8 kilogram, ganja 4,4 kilogram, ekstasi sebanyak 9.660 butir, liquid cartridge VAPE sebanyak 3.249 buah, serta happy water sebanyak 350 saset.
Salah satu pengungkapan terbesar dilakukan di Tol Lubukpakam dengan barang bukti sabu seberat 54 kilogram.
Baca Juga: FKTMLM Diteror OTK, PTPN1 Regional I Surati Petani "Dari pengungkapan ini, kami memperkirakan telah menyelamatkan 358.430 jiwa warga Kabupaten
Deliserdang," ujar Kapolresta.
Dari pengakuan tersangka, lanjutnya, sebagian besar narkoba tersebut direncanakan untuk diedarkan di wilayah Deliserdang, khususnya Lubukpakam.
"Sebelumnya pada 5 Maret, kami juga telah melakukan pemusnahan barang bukti yaitu sabu sebanyak 34,3 kg, ganja sebanyak 4,4 kg, dan ekstasi 450 butir," terangnya.
Sebelum dilakukan pemusnahan menggunakan insinerator, dilakukan uji lab terhadap barang bukti yang dipaparkan. Kemudian dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan. (Tom)
Baca Juga: Mencuri Sepedamotor, FS Diserahkan Warga Ke Polisi