DELISERDANG - Dugaan Sup alias A alias Bol diduga bandar sabu dan anggota oknum aparat berinisial RM semakin menguat. Indikasi itu karena Bol diduga meneror wartawan lewat pesan chat yang dikirim melalui aplikasi whatsapp
Selain berulang kali menelefon wartawan, Bol berulang kali mengirimkan pesan chat lewat aplikasi whatsapp dengan nomor SIM card +6283x xxxx xx7x. Dalam pesan chat yang masuk ke nomor HP wartawan pada Minggu (31/8/2026) sekitar pukul 17.04 wib, berisi "Bg dimana? atau aku ke rumah bg sekarang ni ya? " Masih dihari yang sama Bolon juga mengirim pesan chat sekitar pukul 17.07 wib berisi "kok payah X SE bg no bg di tlpon, sehat bg kan? "
Tidak berhenti disitu saja, Bol juga mengirim melalui pesan chat diduga bernuansa teror pada Selasa (1/9/2026). Isi pesan yang dikirim Bol yaitu "izin bg, ni ku di dpan rumah bg yang dikirim sekitar pukul 19.32 wib. Lalu sekitar pukul 19.34 wib, Bol mengirim pesan lagi yang isinya " Keluarlah bg, izin bg"
Baca Juga: Hari CU Dampingan YAPIDI 2026, Pemkab Deliserdang Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Koperasi Dan UMKM Selain dugaan bernuansa teror yang dikirim lewat pesan chat, usai Bol mengirim pesan tersebut ada dua kali panggilan dari nomor SIM card +6282x 71xx xx1x masuk ke nomor HP wartawan sekitar pukul 21.34 Wib. Saat di check foto profil pemilik nomor bertuliskan Dedy. Dari informasi diperoleh pada Selasa (1/9/2026) pemilik nomor dengan SIM card +6282x xxxx xx1x diduga komplotan Bol yang patut diduga untuk mengedarkan sabu
Sementara itu Bol ketika dikonfirmasi pada Sabtu (29/8/2026) malam via aplikasi whatsapp. Saat ditanya apakah Bol anggota RM? Dengan bangganya dan bernada seperti aparat, Bol mengakui jika dua bulan lalu dirinya masih anggota RM. Namun sekarang tidak lagi karena sudah berhenti "mutar" sabu sesuai arahan dari komando
"Kalau pake sabu, sampai sekarang aku masih pake sabu bang, itu ku akui. Aku tidak munafik bang," sebut Bol yang mengaku tinggal di sebuah kos-kosan di Jalan Puri Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubukpakam Kabupaten
DeliserdangTerpisah, Kasatres Narkoba Polresta Deliserdang DR. Kompol Fery Kusnadi SH, MH, ketika dikonfirmasi, mengatakan secepatnya melakukan penyelidikan. (MAN)
Baca Juga: Masuk 3 Besar PPD 2026, Deliserdang Paparkan Program Unggulan di Bappenas