DELI SERDANG – Suasana semarak Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-59 Kabupaten Deli Serdang, Jumat malam (8/5/2026), semakin hidup dengan kehadiran Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati H. Lom Lom Suwondo, SS yang mengunjungi berbagai stand pameran kecamatan dan organisasi perangkat daerah.
Kedatangan kedua pemimpin daerah tersebut disambut antusias masyarakat dan pengunjung MTQ. Banyak warga terlihat berebut untuk berswafoto bersama Bupati dan Wakil Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat serta aktif hadir di tengah-tengah warga dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Baca Juga: Tertibkan Bangunan Ilegal di Atas Aset Daerah, Pemkab Deli Serdang Tegas Wujudkan Tata Ruang dan Tingkatkan PAD
Dalam kunjungannya, Bupati dan rombongan meninjau berbagai produk unggulan kecamatan yang dipamerkan, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, produk fashion lokal hingga potensi wisata yang ditampilkan melalui dekorasi stand yang megah dan penuh nuansa budaya daerah.
Nuansa religius yang menjadi ruh pelaksanaan MTQ tampak berpadu harmonis dengan semangat peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM dan promosi wisata daerah.
Baca Juga: Tiga Unit Rumah Kontrakan di Bangun Rejo Tanjung Morawa Terbakar
Menurut Bupati, pelaksanaan MTQ itu memiliki makna yang luas, tak terbatas hanya ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qur'ani, tetapi juga momentum memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada masyarakat luas.
"MTQ ini bukan hanya tentang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an mampu hadir dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam membangun ekonomi umat, memperkuat silaturahmi dan menciptakan kesejahteraan ummat itu sendiri," ujar Bupati Deli Serdang saat meninjau stand pameran.
Baca Juga: Tak Cuma dr. Asri Luddin Tambunan, Dedi Mulyadi Ikut Tunggu Kepastian Gaji PPPK Paruh Waktu dari pemerintah pusat
Bupati juga mengajak seluruh camat sebagai pimpinan wilayah untuk terus melakukan pembinaan kepada masyarakat, baik dalam pengembangan UMKM sebagai penopang ekonomi keluarga, pembinaan lingkungan yang bersih dan sehat, maupun penguatan nilai-nilai religius sebagai pondasi utama kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari kuatnya akhlak dan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Baca Juga: Sinergi Tanpa Sekat: Kapolresta Deli Serdang Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama SMSI "Pembinaan keagamaan harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi. Jika masyarakat kuat secara iman dan ekonomi, maka daerah ini akan semakin maju dan harmonis," tambahnya.
Berbagai stand kecamatan juga menarik perhatian pengunjung karena menampilkan objek wisata unggulan dari masing-masing wilayah. Beberapa kecamatan memperkenalkan destinasi alam yang masih asri dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata unggulan di Kabupaten
Deli Serdang.
Baca Juga: Tidak Terima Disebut Perwakilan Pemilik Lahan an.Parman Ngasip, Soelarno Siap Tempuh Jalur Hukum terhadap oknum camat Pantai labu Bupati
Deli Serdang secara khusus menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan sektor ekowisata, terutama di wilayah Kutalimbaru dan Sibolangit yang dinilai memiliki keindahan alam luar biasa dan berpotensi menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
"Di sini kita lihat berbagai potensi kecamatan, UMKM mulai dari makanan, handcraft dan fashion. Yang tak kalah penting adalah sektor wisata yang harus lebih dikembangkan, dan pemerintah pasti akan mendukung hal tersebut," ungkap Bupati.
Kegiatan kunjungan stand pameran tersebut berlangsung penuh keakraban. Masyarakat tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga malam hari, sekaligus menikmati berbagai sajian produk lokal yang dipamerkan selama pelaksanaan MTQ ke-59 Kabupaten Deli Serdang.
Baca Juga: Wabup Deli Serdang Hadiri Gendang Guro Guro Aron di Kecamatan Biru Biru Dorong Kuatkan Nilai Kearifan Lokal
Melalui pelaksanaan MTQ ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap tercipta sinergi antara pembinaan nilai-nilai keislaman dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga terwujud daerah yang religius, maju, dan sejahtera.