DELISERDANG I Kehadiran dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu, dan kelompok rentan.
Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan mewujudkan
Deliserdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.
"Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Rotan sangat relevan dengan misi kedua kita, yaitu menyehatkan masyarakat melalui pemenuhan gizi seimbang, pencegahan stunting, dan peningkatan kualitas kesehatan sejak usia dini," ucap Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS ketika meresmikan SPPG Sei Rotan yang dikelola Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (PPSDP) di Jalan Medan–Batangkuis, Desa Seirotan, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga: Bupati Launching Program Simpastatin, Lubukpakam Jadi Pilot Project Selain berdampak pada kesehatan, program MBG memiliki dampak positif terhadap perekonomian daerah karena melibatkan masyarakat sekitar serta membuka peluang kerja dan usaha di tingkat desa.
Oleh karena itu, diharapkan SPPG dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan, serta selalu menjaga kualitas makanan, kebersihan, dan keamanan pangan.
"Saya yakin dengan berdirinya dapur SPPG ini, tidak ada lagi anak-anak yang pulang sekolah hingga jam tiga sore dalam keadaan lapar atau bahkan pingsan karena telat makan," ungkap Wabup.
Lebih jauh dikatakan Wabup, kehadiran pemerintah melalui SPPG Seirotan adalah bentuk tanggungjawab dalam memastikan anak-anak mendapatkan makanan dan gizi yang baik.
Baca Juga: Lom Lom Suwondo: Wisuda Tonggak Penting Dalam Perjalanan Hidup "Semoga ini bernilai ibadah bagi kita semua," harap Wabup.
Sebelumnya, Kepala SPPG Desa Seirotan, Teja Harun SH berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang dan seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam menyukseskan program MBG.
Menurutnya, MBG merupakan program mulia karena tidak hanya memberikan asupan gizi sehat dan seimbang, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan serta membantu petani, peternak, nelayan, dan pelaku komoditas pangan lainnya.
"Program ini juga mampu menggerakkan roda perekonomian. Harapan kita bersama, program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan dan kecerdasan anak-anak bangsa menuju Generasi Emas 2045," tuturnya.
Baca Juga: Diduga PT UG Cemari Air, Udara Dan Abaikan Pengolahan Limbah Berbahaya, Dinas LHK Sumut Laporkan Hasil Pengawasan Ke Ombudsman RI Sementara itu, Ketua Yayasan PPSDP, Sri Kemala Sari berharap kehadiran SPPG tersebut bisa memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya anak-anak tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) sebagai generasi penerus bangsa.
Disebutkan, pihaknya berkomitmen untuk menggunakan bahan pangan yang bersumber dari Kabupaten Deliserdang, seperti sayuran, ikan, daging ayam, daging sapi, dan buah-buahan.
"Dengan begitu, selain meningkatkan gizi anak-anak, kehadiran SPPG ini juga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat sekitar," jelasnya. (Tom)
Baca Juga: Pemkab Deliserdang Dukung Percepatan Pelaksanaan Sistem Penyediaan Air Baku