Kanalupdate.com DELI SERDANG – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan susur Sungai Sei Belumai dalam rangka Program Kali Bersih di Kecamatan Tanjung Morawa, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kelestarian sungai, mengingat terdapat juga aktivitas industri di sepanjang aliran sungai tersebut.
Baca Juga: Pemkab Deli Serdang salurkan Bantuan dan Santunan Korban Longsor Sembahe, Ahli Waris Terima Hingga Rp15 Juta Dalam laporannya, Kepala DLH
Deli Serdang, Rio Laka Dewa, menegaskan bahwa sungai memiliki peran strategis sebagai sumber kehidupan. Namun, kondisi saat ini menghadapi tekanan akibat pencemaran dari aktivitas domestik maupun dunia usaha.
"Berdasarkan data tahun 2025, indeks kualitas air Kabupaten Deli Serdang berada di angka 69,59 atau kategori sedang. Sementara target nasional tahun 2026 sebesar 75,85. Ini menjadi tantangan yang harus segera kita jawab secara sistematis dan berkelanjutan," ujarnya.
Tak hanya persoalan sampah, kegiatan susur sungai ini juga menyoroti fakta bahwa di sepanjang aliran Sungai Sei Belumai terdapat sedikitnya 12 perusahaan industri yang beroperasi. Keberadaan perusahaan tersebut menjadi perhatian serius, menyusul banyaknya aduan dari kelompok peduli lingkungan dan masyarakat terkait dugaan pencemaran.
Pemerintah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk memverifikasi kondisi di lapangan.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Deli Serdang Tegaskan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bersumber dari Pusat, Bukan APBD "Hari ini selain melakukan pembersihan dan penanaman pohon, kita juga ingin memastikan apakah benar telah terjadi pencemaran air sungai, dari mana sumbernya, dan setalah ini nanti akan kita lihat bagaimana tingkat kepatuhan pelaku usaha terhadap pengelolaan limbah," tegas Rio pada awak media.
Dalam kegiatan tersebut, tim DLH juga melakukan pengumpulan data kualitas air sebagai dasar evaluasi kebijakan. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah memastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara DLH
Deli Serdang dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka
Deli Serdang serta Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Cabang
Deli Serdang sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif.
Rio menargetkan kegiatan susur sungai ini akan dilaksanakan sebanyak 12 kali sepanjang tahun 2026 dengan lokasi yang berbeda.
Baca Juga: Penyegaran di Tubuh Polresta Deli Serdang, AKP Robertus Gultom dipromosi jadi Kasat Lantas Polres Samosir Sementara itu,
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kelestarian sungai sebagai tanggung jawab bersama.
"Sungai adalah sumber kehidupan. Momentum ini adalah dharma bakti kita untuk menjaga keseimbangan lingkungan demi generasi yang akan datang," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mengelola limbah dengan baik sebagai bagian dari budaya hidup bersih dan nilai keimanan.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan paten kali di Desa Telaga sari oleh Bupati Deli Serdang dr. Asri Luddin Tambunan sekaligus untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan sudah semakin dekat ke masyarakat. Dalam kunjungannya Bupati menyerahkan Kartu Keluarga kepada masyarakat.
Baca Juga: SMSI Deli Serdang Resmi Dilantik, Pemkab Tekankan Sinergi Wujudkan Pers Sehat dan Berkualitas Selanjutnya Bupati
Deli Serdang melaksanakan Sholat Jumat bersama di masjid Sholihin..
Melalui kegiatan susur sungai ini Pemerintah berharap, melalui langkah ini, pengawasan terhadap Sungai Sei Belumai semakin diperkuat serta memastikan aktivitas industri tidak mengorbankan kelestarian lingkungan (RHy)